Minggu, 18 Maret 2012

Sistem operasi komputer

Sistem operasi komputer adalah software berupa program komputer yang mengatur operasi dasar komputer. System operasi mengontrol berbagai proseskomputer, seperti menjalankan program spreaddheet, contohnya Microsoft excel atau mengakses informasi dari memory komputer. Selain itu, sistem operasi menerjemahkan perintah berupa teks atau grafik yang memungkinkan pengguna berkomunikasih dengan komputer.

Dalam mengatur operasi dasar komputer, sistem operasi menjalankan beberapa fungsi.

1.Manajemenprocessor
Memecahkan tugas yang harus dikerjakan kedalam perintah yang lebih kecil dengan prioritas tertentu sebelum mengirimkanya ke prosesor.

2. Memanajemen memori
Mengoordinasikan aliran data yang masuk dan keluar ram dan menentukan kebutuhan penyimpanan data melalui virtual memori

3. Manajemen device
Berfungsi sebagai penghubung antar piranti yang terkoneksi dengan komputer, termasuk mengatur dan memanipulasi perangkat keras (hardware) komputer, seperti hardisk, printer, disk, keyboard, mouse dan monitor.

4. Memanajemen storage
Mengelola file pada berbagai media penyimpanan seperti floppydisk, hard drive, compact disk, (cd), dan tape serta mengelola kemungkinan hilangnya data.

5. Application dan user interface
Sistem operasi dapat menyediakan komunikasi standart dan pertukaran data antar-software programkomputer. Selain itu, sistem operasi juga menyediakan antarmuka (interface) bagi penggunaan sehingga lebih mudah dan efektif dalam menggunakan komputer.

6. Firewall
Memelihara keamanan sistem, khusus pada jaringan yang membutuhkan kata sandi (password) dan penggunaan id. Fungsi ini sangat dibutuhkan terutama saat kita berkomunikasih dengan penggunaan lain melalui internet, yaitu melindungi data terhadap kemungkinan diakses oleh penggunaan lain.


Umumnya sistem operasi terdiri dari atas beberapa bagian, yaitu mekanisme boot (meletakkan karnel ke dalam memori)kernel (layanan sentral dari sebuah sistem operasi, command interpreter(bertugas membaca input data dari pengguna), library (menyediakan kumpulan fungsi dasar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain), serta drive (berinteraksi dan mengontrol kerja hardware eksternal seperti keyboard dan monitor).

Setelah komputer dinyalakan akan menjalankan program bootstrap loader yang mencari dan melakukan proses loading kernel sistem operasi ke memori. Kernel. Adalah layanan sentral pada sistem operasi yang sangat dibutuhkan oleh bagian lain sistem operasi dan aplikasi. Kernel bertanggung jawab dalam pengaturan memori, terjadwal tugas dan proses, serta mengatur akses dan sistem kerja disk. Kernel merupakan bagian dari sistem operasi yang pertama kali dijalankan dan ditempatkan pada memori utama ketika komputerdinyalakan.

Sistem informasi menyediakan software diatas software aplikasi sehingga komputer dapat digunakan. Jadi, software software aplikasi hanya dapat dijalankan setelah sistem operasi berjalan. Selain itu program aplikasi hanya dapat dijalankan pada sistem operasi tertentu. Artinya, program aplikasi yang dijalankan padakomputer yang menggunakan sistem operasi windows tidak dapat dijalankan pada komputer yang menggunakan sistem operasi linux. Atau sebaliknya. Akan tetapi pada umunya sekarang ini sistem operasimemungkinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Kemampun sistem operasi disebut juga multitasking. Misalnya saat kita menggunakan muzik dengan menggunakan winamp sambil mengetik dengan Microsoft word. Sistem operasi multitasking 32 bit pertama kali dikembangkan oleh Microsoft dan IMB untuk digunakan pada prosesor intel 80386, yaitu OS/2 dan windows. Sistem operasiutama yang digunakan pada personal komputer. (pc) terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu kelompok windows, unix dan mac os. Contoh kelompok windows antara lain windows desktop environment (versi 1,x-3,x), windows 9x(windows 95, 98 dan windows me), serta windows nt(windows NT .x dan 4.0, windows 2000, windows XP, windows 2003, dan windows vista yang dirilis tahun 2007) dan ini contoh kelompok unix adalah SCO unix, BSD (berkelay software distribution), GNU/Linux, MAC OS/x(dikenal dengan Darwin), dan GNU/Hurd. Mac os merupakan sistem operasi untuk keluaran apple yang umunya disebut mac atau macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah MAC OS X versi 10,5(leopard).


sumber : http://www.artikelkomputer.net/2010/04/sistem-operasi-komputer.html
           

Senin, 10 Oktober 2011

KASUS DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF SOSIALISASI MEDIA


Dampak Positif Media Massa Sebagai Media Sosialisasi
1. Memberi Informasi Secara Luas
Contoh :
Masyarakat dapat memperoleh informasi secara luas sehingga pesan informasi yang sama dapat diterima secara serentak dan sesaat dari berbagai sumber-terutama dari media media massa, apakah dari siaran televisi dan radio (media elektronik), surat kabar dan majalah (media cetak), komputer pribadi, atau bahkan dari internet.
Televisi pun mempunyai pengaruh positif seperti merangsang interaksi, merangsang eksperimen dan pertumbuhan mental sosial anak, serta memperluas cakrawala pengetahuan.
Di banyak negara termasuk Indonesia, televisi juga dimanfaatkan
Dampak Negatif Media Massa Sebagai Media Sosialisasi
1. Penghilangan Privacy Contoh:
Pemberitaan sebuah kasus perkosaan seorang gadis di kebun tebu oleh media massa di Jawa Timur pada awal Desember 2007. Sebuah media cetak memuat foto lokasi perkosaan dilengkapi inset foto wajah si korban. Media itu juga menyebutkan alamat lengkap korban, nama lengkap korban, dan nama orangtuanya. Ironisnya, sampai sekarang pelakunya belum ditangkap dan media tidak mempersoalkan hal ini.
2. Meningkatnya Kekerasan. Contoh:
Dalam film, perempuan selalu digambarkan sebagi korban, diperkosa, disakiti. Sosialisasi kekerasan ini akan menjadi lingkaran setan bila film itu sukses dalam pemasaran, karena akan memberi inspirasi kepada produser lain untuk memproduksi film yang serupa atau bahkan lebih keras. Film terakhir yang diputar di India adalah tentang mafia yang diberi nilai humanis untuk kejahatan bawah tanah yang dilakukannya. Dengan demikian, perempuan mendapatkan haknya dengan membalas dendam, yang artinya melakukan kekerasan. Dalam sebuah film yang lain, perempuan digambarkan mencari keadilan dengan membunuh memakai sabit.
Media massa lebih banyak memamerkan kekerasan. Akibatnya, terjadi peningkatan jumlah dan kecepatan kekerasan. Dalam film cerita mula-mula orang yang berkelahi hanya saling pukul dengan tinjunya, tetap kemudian mulai memakai senjata, granat dan alat pembunuh lain. Adegan perkelahian lalu menjadi hiburan. Kekerasan juga meningkat karena masyarakat menjadi seperti kecanduan terhadap kekerasan, sehingga terbentuklah spiral kekerasan dalam media.
Penayangan acara SmackDown di televisi diyakini telah menyebabkan penyimpangan perilaku anak-anak dalam beberapa kasus.
3. Mengubah Gaya Hidup Masyarakat Contoh:
Iklan-iklan yang ditayangkan melalui media massa mempunyai potensi untuk mengubah pola konsumsi atau bahkan gaya hidup masyarakat. Media massa pun sering digunakan untuk mempengaruhi dan bahkan membentuk pendapat umum. Anak-anak lebih banyak menghabiskan waktunya di depan layar televisi dibandingkan waktu yang digunakan untuk belajar.
4. Perubahan Moralisasi dan Peningkatan Pelanggaran Susila Dalam Masyarakat.
Contoh:
Penayangan film-film keras dan brutal melalui televisi dapat menimbulkan perilaku yang keras. Selain itu, dapat pula mempengaruhi sikap dan perilaku agresif pada anak-anak untuk menayangkan siaran-siaran pendidikan, seperti yang dilakukan oleh TVRI, TVI, dan TV Edukasi (TVE).
Media massa berperan sebagai media pendidikan diperlukan untuk membantu guru dalam menumbuhkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran. Pengalaman langsung siswa di lingkungan masyarakat, dramatisasi, pameran dan kumpulan benda-benda, televisi dan film, radio recording, gambar, foto, grafik, bagan, chart, skema, peta, majalah, surat kabar, buletin, folder, pamflet dan karikatur dalam berbagai ukuran yang sesuai dapat memperluas pengetahuan siswa.

materi referensi:

Scribd
Ditulis Oleh:
ARRUM CHYNTIA YULIYANTI

AWAL INTERNET

Pada awalnya internet merupakan suatu jaringan komputer yang dibentuk oleh
Departemen Pertahanan Amerika di awal tahun 60-an, melalui proyek ARPA
(Advented Research Project Agency) yang disebut ARPANET, dimana mereka
mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang
berbasis UNIX, bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak berhingga.
Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan , kehandalan, seberapa besar
informasi dapat dipindahkan dan akhirnya semua standar yang nereka tentukan
menjadi cikal bakal untuk pengembangan protocol baru yang sekarang dikenal
sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol)
ARPANET dibentuk secara khusus oleh empat universitas besar di Amerika yaitu
: Stanford Research Institute, University of California at Santa Barbara, University
of California at Los Angeles dan University of Utah, dimana mereka membentuk

UPT Komputer dan Teledukasi

VII – Pengenalan Internet

satu jaringan terpadu di tahun 1969 dan secara umum ARPANET diperkenalkan
pada bulan Oktober 1972. Pada tahun 1981, jumlah komputer bergabung dalam
ARPANET hanya 213 komputer, kemudian di tahun 1986 bertambah menjadi
2308 komputer dan 1,5 juta komputer pada tahun 1993. Pada awal tahun 80-an,
seluruh jaringan yang tercakup dalam proyek ARPANET diubah menjadi TCP/IP,
karena proyeknya sendiri sudah dihentikan dan jaringan ARPANET inilah yang
merupakan koneksi utama (backbone) dari internet.
Proyek percobaan tersebut akhirnya dilanjutkan dan dibiayai oleh NSF (National
Science Foundation) suatu lembaga ilmu penhetahun seperti LIPI di Indonesia.
NSF lalu mengubah nama jaringan ARPANET menjadi NSFNET dimana
backbone-nya memiliki kecepatan tinggi dan dihubungkan ke komputer-komputer
yang ada di universitas dan lembaga penelitian yang terbesar di Amerika. Dan
baru seteleh itu, Pemerintah Amerika Serikat memberika izin kea rah komersial
pada awal tahun 1990
Jelaslah bahwa awalnya internet dikenal sebagai suatu wadah bagi para peneliti
untuk saling bertukar informasi yang kemudian dimanfaatkan oleh perusahaan-
perusahaan komersil sebagai sarana bisnis mereka. Saat ini pengguna Internet
tersebar di seluruh penjuru dunia.

• Syarat Terhubung ke Internet
a. 1 (satu) unit komputer
Seperangkat komputer tidak dapat berfungsi, jika tidak mendapat dukungan
software (program yang berada didalam komputer). Adapun software yang
diperlukan untuk terhubung ke internet diantaranya browser Internet
Explorer, Netscape Communicator, Mozilla Firefox dan lain-lain
b. Media Komunikasi
Media komunikasi yang digunakan bisa berupa saluran telepon, satelite,
wireless, fiber optik, kabel UTP, BNC atau yang lain.
c. ISP (Internet Service Provider)
ISP adalah suatu perusahaan yang menyediakan atau menawarkan jasa
layanan untuk berhubungan ke Internet atau biasanya juga disebut sebagai
pintu gerbang ke Internet. Kita perlu mendaftarkan diri untuk mendapatkan
user ID atau keanggotaan dari ISP agar kita bias tersambung ke internet.
contoh ISP yang biasa digunakan di Indonesia antara lain Wasantara,
Telkomnet, Indonet, CJY-net dan lain-lain.
Adapun sekarang terdapat layanan bersifat semi ISP artinya kita bisa
mengakses internet tanpa harus berlangganan ke ISP tertentu. Biaya
pemakaian dihitung berdasarkan detik atau menit pemakaian. Layanan
tersebut dapat kita dapatkan di TelkomNet@instant milik Telkom
d. Modem
Modem adalah perangkat hardware tambahan antara komputer dengan line
telepon. Kata modem berasal dari kata Modulasi Demodulasi yang bisa
diartikan sebagai proses perubahan denyut elektronis dari komputer menjadi
suara/audio (modulasi) sehingga dapat dikirim lewat telepon. Modem
penerima akan mengubah nada suara tadi menjadi denyut elektronis kembali
untuk diproses selanjutnya oleh komputer (demodulasi)

Ber-internet bukan berarti kita harus memiliki komputer sendiri atau saluran
komunikasi internet sendiri, karena internet sudah bukan barang langka, dimana-
mana sudah banyak dijumpai persewaan internet berupa warnet. Selain itu
banyak juga instansi-instansi yang telah terhubung ke internet melalui ISP
termasuk lingkungan pendidikan. Tinggal bagaimana kita bisa memanfaatkan
internet secara optimal.

Web Browser

• Pengenalan Browser
WWW adalah layanan yang paling sering digunakan dan memiliki perkembangan
yang sangat cepat karena dengan layanan ini kita bisa menerima informasi dalam
berbagai format (multimedia). Untuk mengakses layanan WWW dari sebuah
komputer (yang disebut WWW server atau web server) digunakan program web
client yang disebut web browser atau browser saja. Jenis-jenis browser yang
sering digunakan adalah: Netscape Navigator/Comunicator, Internet Explorer,
NCSA Mosaic, Arena, Lynx, Mozilla Firefox dan lain-lain.

• Tampilan dan Fungsi Tools dari Browser
Browse dapat diartikan sebagai melihat-lihat atau membaca-baca, maka browsing
dapat diartikan : melihat, membaca, membuka salah satu situs di internet.
Sedangkan perangkat lunak (software) yang menyediakan fasilitas guna
melakukan browse disebut browser. Adapun salah satu browser yang sering kita
jumpai adalah Microsoft Internet Explorer. Browser ini sudah menjadi satu paket
dengan system operasi windows, jadi bila didalam komputer kita menggunakan
Operating Sistem Windows, maka browser ini dapat kita jumpai.
Dibawah ini adalah fungsi dari browser Microsoft Internet Explorer :

- Title Bar, menunjukkan nama situs yang di browsing

- Menu Bar, berisi sederetan menu yang akan membantu kita dalam proses
surfing di internet. Setiap menu mempunyai sub menu dan fungsi sesuai
dengan nama menunya

- Standart Button, terdiri dari icon-icon standar yang akan sering digunakan
disaat kita mengakses internet.

- Address Bar, kolom untuk menuliskan alamat URL suatu situs yang akan
dikunjungi

- Status Bar, menampilkan status dan nama suatu link halaman

• Surfing / Browsing
Surfing merupakan istilah umum yang digunakan bila menjelajahi dunia maya
atau web. Tampilan web yang sangat artistik yang tidak hanya menampilkan teks
tapi juga gambar-gambar yang di tata sedemikian rupa sehingga selalu membuat
betah netter untuk surfing berjam-jam. Karena itu para netter harus sangat
memperhitungkan rencana web mana saja yang akan dikunjungi atau batasi
informasi yang ingin diakses, karena bila tidak netter akan tersesat kedalam
rimba informasi yang maha luas.

• Langkah-langkah dalam Browsing
a. Ada beberapa cara untuk menampilkan browser (contoh menggunakan Internet Explorer)
• Menggunakan menu
Klik menu start,
sehingga muncul
beberapa menu.
Pilih All Programs
dan klik Internet
Explorer

• Menggunakan Icon di Desktop
Klik dua kali icon Internet Explorer yang terdapat di desktop

• Menggunakan Icon di Taskbar

Pastikan nama situs yang akan Anda browsing, misal Situs akademik
Unissula
Ketikkan nama situs tersebut (www.unissula.ac.id) pada kolom address bar.

Tekan 'enter'. Atau klik tombol
Tunggu beberapa saat hingga tampilan keseluruhan selesai dan tertulis
'Done' di Status Bar. (tampilannya akan seperti di bawah ini)

• Menyimpan Web Pages
a. Menyimpan Halaman yang Aktif
• Klik menu File dan pilih Save As, muncul kotak dialog Save As
• Tentukan lokasi penyimpanannya, apakah di harddisk atau di disket
• Pada kotak Save As type, pilih web page. HTML only jika ingin
menyimpan teksnya saja atau pilih Web Page, Complete untuk menyimpan
seluruh isi web site termasuk images (ukuran file menjadi besar)
• Klik tombol save untuk melakukan proses penyimpanan
b. Menyimpan Sebagai Informasi
• Blok terlebih dahulu data yang akan disimpan, dengan cara klik di awal
data yang akan disimpan dan geser tombol mouse ke akhir data
• Pilih Edit dan klik Copy (tekan Ctrl+C)
• Aktifkan Microsoft Word
• Pilih Edit dan klik Paste (tekan Ctrl+V), maka data yang diblok tadi akan
berpindah ke format MS-Word. Kita bisa melakukan pengeditan
seperlunya. Simpanlah hasil pengedita tersebut sebagaimana kita
menyimpan dokumen word biasa.
c. Menyimpan Gambar/Images
• Klik kanan di atas gambar/image yang akan di simpan
• Klik Pilihan Save Picture As
• Tentukan lokasi penyimpanan file tersebut
• Pada kotak file name, ketikkan nama file tersebut
• Pada Save As Type, tentukan tipe file yang akan di simpan
• Klik tombol Save untuk melakukan proses penyimpanan
d. Menyimpan Kode Program
Bila anda seorang programmer komputer yang menginginkan program asli
dari tampilan website tsb anda dapat melakukan :
• Klik kanan teks tersebut, akan muncul Menu Pop Up Buka kode html-nya
dengan klik View Source
• Source Code Akan muncul pada NotePad, kemudian simpan filenya
dengan :
File, Save, Pada file name, ganti extension file txt dengan htm

Search Engine

Internet adalah ‘jalan raya’ informasi, jutaan orang telah memanfaatkan internet
untuk media promosi, bisnis, transfer ilmu pengetahuan dan hampir semua sektor
terlibat didalamnya. Mereka berduyun-duyun mengupload informasi yang dimiliki ke
dunia maya internet, sehingga internet menjadi gudangnya semua jenis informasi.
Bagi anda yang membutuhkan informasi tertentu anda tinggal browsing situs yang
mempunyai informasi yang anda butuhkan. Misalnya anda ingin tahu informasi

Jika ingin membuka halaman baru dengan page yang sama, dapat dilakukan
dengan cara: klik File pada menu, klik New, dan klik Window. Atau dengan
Menekan tombol Ctrl+N
Jika sudah selesai, Internet Explorer ditutup dengan cara mengklik 'Close'
pada menu files.

sumber : internet oke,UPT Komputer dan Teledukasi

Senin, 09 Mei 2011

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP

A. PENGERTIAN PANDANGAN HIDUP
Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati. Karena itu is menentukan masa depan seseorang. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa anti pandangan hidup. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasaikan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya. Akan tetapi pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasaikan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :
(A) Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya
(B) Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norms yang terdapat pada negara tersebut.
(C) Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
B. CITA-CITA
Menurut kamus umum Bahasa Indonesia, yang disebut cita-cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang mau diperoleh seseorang pada masa mendatang.
Apabila cita-cita itu tidak mungkin atau belum mungkin terpenuhi, maka cita-cita itu disebut angan-angan.
Antara masa sekarang yang merupakan realita dengan masa yang akan datang sebagai ide atau cita-cita terdapat jarak waktu. Dapatkah seseorang mencapai apa yang dicita-citakan, hal itu bergantung dari tiga faktor.
- Faktor manusia
- Faktor kondisi
- Faktor tingginya cita-cita
C. KEBAJIKAN
Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan nonna-norrna agama dan etika.
Manusia berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu baik, mahluk bermoral. Atas dorongan suara hatinya manusia cenderung berbuat baik
Manusia adalah seorang pribadi yang utuh yang terdiri atas jiwa dan badan.
Manusia merupakan mahluk sosial: manusia hidup bermasyarakat, manusia saling membutuhkan, saling menolong, saling menghargai sesama anggota masyarakat. Sebaliknya pula saling mencurigai, saling membenci, saling merugikan, dan sebagainya.
Sebagai mahluk pribadi, manusia dapat menentukan sendiri apa yang baik dan apa yang buruk. Baik buruk itu ditentukan oleh suara hati. Suara hati adalah semacam bisikan di dalam hati yang mendesak seseorang, untuk menimbang dan menentukan baik buruknya suatu perbuatan, tindakan atau tingkah laku.
Faktor-faktor yang menentukan tingkah laku setiap orang ada tiga hal:
Pertama faktor pembawaan (heriditas) yang telah ditentukan pada waktu seseorang masih dalam kandungan.
Faktor kedua yang menentukan tingkah laku seseorang adalah lingkungan (environ¬ment).
Faktor ketiga yang menentukan tingkah laku seseorang adalah pengalaman yang khas yang pemah diperoleh.
D. USAHA / PERJUANGAN
Usaha/perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Setiap manusia hams kerja keras untuk kelanjutan hidupnya. Sebagian hidup manusia adalah usaha/perjuangan. Perjuangan untuk hidup, dan ini sudah kodrat manusia. Tanpa usaha/perjuangan, manusia tidak dapat hidup sempuma. Apabila manusia bercita-cita menjadi kaya, ia hams kerja keras. Apabila seseorang bercita-cita menjadi ilmuwan, ia hams rajin belajar dan tekun serta memenuh semua ketentuan akademik.
Kerja keras itu dapat dilakukan dengan otak/ilmu maupun dengan tenaga/jasmani, atau dengan kedua-duanya.
Untuk bekerja keras manusia dibatasi oleh kemampuan. Karena kemampuan terbatas itulah timbul perbedaan tingkat kemakmuran antara manusia satu dan manusia lainnya. Kemampuan itu terbatas pada fisik dan keahlian/ketrampilan.
E. KEYAKINAN / KEPERCAYAAN
Keyakinan/kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuaasaan Tuhan. Menurut Prof. Dr.Harun Nasution, ada tiga aliran filsafat, yaitu aliran naturalisme, aliran intelektualisme, dan aliran gabungan.
(a) Aliran Naturalisme
Hidup manusia itu dihubungkan dengan kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi. Kekuatan gaib itu dari natur, dan itu dari Tuhan.
(b) Aliran intelektualisme
Dasar aliran ini adalah logika / akal. Manusia mengutamakan akal. Dengan akal manusia berpikir.
(c) Aliran Gabungan
Dasar aliran ini ialah kekuatan gaib dan juga akal. kekuatan gaib Minya kekuatan yang berasal dari Tuhan, percaya adanya Tuhan sebagai dasar keyakinan.
F. LANGKAH-LANGKAH BERPANDANGAN HIDUP YANG BAI1K.
Manusia pasti mempunyai pandangan hidup walau bagaimanapun bentuknya. Bagaimana kita memeperlakukan pandangan hidup itu tergantung pada orang yang bersangkutan. Ada yang memperlakukan pandangan hidup itu sebagai sarana mencapai tujuan dan ada pula yang memperlakukaan sebagai penimbul kesejahteraan, ketentraman dan sebagainya.
pandangan hidup sebagai sarana mencapai tujuan dan cita-cita dengan baik. Adapun langkah-langkah itu sebagai berikut :
(1) Mengenal
(2) Mengerti
(3) Menghayati
(4) Meyakini
(5) Mengabdi
sumber : http://irfanrahman.wordpress.com/2010/05/31/manusia-dan-pandangan-hidup/

MANUSIA DAN KEADILAN

Dalam hidupdan kehidupan, setiap manusia dalam melakukan aktifitasnya pasti pernah menemukan perlakuan yang tidak adil atau bahkan sebaliknya, melakukan hal yang tidak adil. Dimana pada setiap diri manusia pasti terdapat dorongan atau keinginan untuk berbuat kebaikan “jujur”. Tetapi terkadang untuk melakukan kejujuran sangatlah tidak mudah dan selalui dibenturkan oleh permasalahan – permasalahan dan kendala yang dihadapinya yang kesemuanya disebabkan oleh berbagai sebab, seperti keadaan atau situasi, permasalahan teknis hingga bahkan sikap moral.
Dampak positif dari keadilan itu sendiri dapat membuahkan kreatifitas dan seni tingkat tinggi. Karena ketika seseorang mendapat perlakuan yang tidak adil maka orang tersebut akan mencoba untuk bertanya atau melalukan perlawanan “protes” dengan caranya sendiri. Nah… cara itulah yang dapat menimbulkan kreatifitas dan seni tingkat tinggi seperti demonstrasi, melukis, menulis dalam bentuk apabun hingga bahkan membalasnya dengan berdusta dan melakukan kecurangan.
Keadilan adalah pengakuan atas perbuatan yang seimbang, pengakuan secara kata dan sikap antara hak dan kewajiban. Setiap dari kita “manusia” memiliki itu “hak dan kewajiban”, dimana hak yang dituntut haruslah seimbang dengan kewajiban yang telah dilakukan sehingga terjalin harmonisasi dalam perwujudan keadilan itu sendiri.
Keadilan pada dasarnya merupakan sebuah kebutuhan mutlak bagi setiap manusia dibumi ini dan tidak akan mungkin dapat dipisahkan dari kehidupan. Menurut Aristoteles, keadilan akan dapat terwujud jika hal – hal yang sama diperlakukan secara sama dan sebaliknya, hal – hal yang tidak semestinya diperlakukan tidak semestinya pula. Dimana keadilan memiliki cirri antara lain ; tidak memihak, seimbang dan melihat segalanya sesuai dengan proporsinya baik secara hak dan kewajiban dan sebanding dengan moralitas. Arti moralitas disini adalah sama antara perbuatan yang dilakukan dan ganjaran yang diterimanya. Dengan kata lain keadilan itu sendiri dapat bersifat hokum.
Keadilan itu sendiri memiliki sifat yang bersebrangan dengan dusta atau kecurangan. Dimana kecurangan sangat identik dengan perbuatan yang tidak baik dan tidak jujur. Atau dengan kata lain apa yang dikatakan tidak sama dengan apa yang dilakukan.
Kecurangan pada dasarnya merupakan penyakit hati yang dapat menjadikan orang tersebut menjadi serakah, tamak, rakus, iri hati, matrealistis serta sulit untuk membedakan antara hitam dan putih lagi dan mengkesampingkan nurani dan sisi moralitas.
Ada beberapa faktor yang dapat menimbulkan kecurangan antara lain ;
1.   Faktor ekonomi. Setiap berhak hidup layah dan membahagiakan dirinya. Terkadang untuk mewujudkan hal tersebut kita sebagai mahluk lemah, tempat salah dan dosa, sangat rentan sekali dengan hal – hal pintas dalam merealisasikan apa yang kita inginkan dan pikirkan. Menghalalkan segala cara untuk mencapai sebuah tujuan semu tanpa melihat orang lain disekelilingnya.
2.   Faktor Peradaban dan Kebudayaan sangat mempengaruhi dari sikapdan mentalitas individu yang terdapat didalamnya “system kebudayaan” meski terkadang halini tidak selalu mutlak. Keadilan dan kecurangan merupakan sikap mental yang membutuhkan keberanian dan sportifitas. Pergeseran moral saat ini memicu terjadinya pergeseran nurani hamper pada setiapindividu didalamnya sehingga sangat sulit sekali untuk menentukan dan bahkan menegakan keadilan.
3.   Teknis. Hal ini juga sangat dapat menentukan arah kebijakan bahkan keadilan itu sendiri. Terkadang untuk dapat bersikapadil,kita pun mengedepankan aspek perasaan atau kekeluargaan sehingga sangat sulit sekali untuk dilakukan. Atau bahkan mempertahankan keadilan kita sendiri harus bersikap salah dan berkata bohong agar tidak melukai perasaan orang lain. Dengan kata lian kita sebagai bangsa timur yang sangat sopan dan santun.
4.   dan lain sebagainya.
Keadilan dan kecurangaan atau ketidakadilan tidak akan dapat berjalan dalam waktu bersamaan karena kedua sangat bertolak belakang dan berseberangan.
sumber : http://filsafat.kompasiana.com/2010/04/28/manusia-dan-keadilan/

Rabu, 06 April 2011

manusia dan penderitaan

manusia dan penderitaan

Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa Sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat berbentuk lahir atau batin, keduanya termasuk penderitaan ialah keluh kesah, kesengsaraan, kelaparan, kekenyangan, kepanasan, dan lain-lain.
Al Qur’an maupun kitab suci agama lain banyak menguraikan penderitaan manusia sebagai peringatan bagi manusia.
Dalam riwayat Nabi Muhammad Saw. pun, diceritakan bahwa beliau dilahirkan sebagai anak yatim dan kemudian yatim piatu, yang dibesarkan kakeknya kamudian pamannya. Beliau menggembala kambing, bekerja pada orang dan sebagainya. Bahkan sebagian besar hidupnya mengalami penderitaan yang luar biasa.

Hamka, mengalami penderitaan yang hebat pada masa kecilnya, hingga ia sempat mengecap sekolah kelas II saja. Namun ia mampu menjadi orang terkenal, orang besar pada zamannya, berkat perjuangan hidupnya melawan penderitaan.
Contoh lainnya adalah Bung Hatta, yang beberapa kali menjalani pembuangan di tengah hutan Irian Jaya yang penuh belukar dan penyakit, namun Allah tetap melindunginya sehingga ia dapat menjadi pemimpin bangsanya.

Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan manusia bertingkat-tingkat, ada yang berat dan ada juga yang ringan. Akibat penderitaan yang bermacam-macam. Ada yang mendapat hikmah besar dari suatu penderitaan, ada pula yang menyebabkan kegelapan dalam hidupnya. Oleh karena itu, penderitaan belum tentu tidak bermanfaat. Penderitaan juga dapat ‘menular’ dari seseorang kepada orang lain, apalagi kalau yang ditulari itu masih sanak saudara. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.

Penderitaan dan Siksaan
Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan.
Siksaan: dapat berupa siksaan jasmani atau badan dan bisa juga siksaaan rohani. Akibat siksaan yang dialami seseorang timbullah penderitaan. Dalam kitab suci al-quran dijelaskan tentang siksaaan yang dialami manusia nanti jika musyrik, syirik, dengki, fitnah, mencuri, bohong dan sebagainya.antara lain dalam (surat al-ankabut ayat 40)
Dalam hal ini siksaan yang sifatnya psikis dimisalkan menjadi :
1. kebimbangan
2. kesepian
3. Ketakutan
sebab orang merasa ketakutan
a. claustrophobia : takut terhadap ruang tertutup
b. Agorophobia : takut terhadap ruangan terbuka
c. Gamang : takut berada di tempat ketinggian
d. Kegelapan : takut bila berada di tempat gelap
e. Kesakitan : takut yang disebabkan rasa sakit
f. Kegagalan : takut akan mengalami kegagalan
sumber : google yang di poskan oleh http://fikriaulia03.blogspot.com/2010/04/manusia-dan-penderitaan.html
di poskan oleh http://nurulyuninda.blogspot.com/2011/04/manusia-dan-penderitaan.html

manusia dan keindahan

Keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Benda yang mempunyai sifat indah ialah segala hasil seni, (meskipun tidak semua hasil seni indahl, pemandangari alam (pantai, pegunungan, danau, bunga-bunga di lereng gunung), manusia (wajah, mata, bibir, hidung, rambut, kaki, tubuh), rumah (halaman, ta13nan, perabot rumah tangga dan sebagainya), suara, warna dan sebagainya. Keindahan adalah identik dengan kebenaran.

Menurut The Liang Gie dalam bukunya “G,a-ris Besar Estetik” (Filsafat Keindahan) dalam bahasa Inggris keindahan itu diterjemahkan dengan kata “beautiful”, Perancis “beau”, Italia dan Spanyol “bello”, kata-kata itu ber­asal dari- bahasa Latin “bellum”. Akar katanya adalah ”bonum” yang berarti kebaikan kemudian mempunyai bentuk pengecilan menjadi’ ”bonellum” dan terakhir dipendekkan sehingga ditulis “bellum”.

Selain itu menurut luasnya dibedakan pengertian:

1. Keindahan dalam arti luas.

Selanjutnya The Liang Gie menjelaskan.bahwa keindahan dalam arti luas mengandung pengertian ide kebaikan. Misalnya Plato menyebut watak yang indah dan hukum yang indah, sedangkan Aristoteles merumuskan keindahan sebagai sesuatu yang baik dan juga menyenangkan.

. Jadi pengertian yang seluas-Iuasnya meliputi :

· keindahan seni

· keindahan alam

· keindahan moral

· keindahan intelektual.

2. Keindahan dalam arti estetik murni.

Keindahan dalam arti estetik murni menyangkut pengalaman estetik seorang dalam hubungannya dellgan se:gala sesuatu yang diserapnya.

3. Keindahan dalam arti terbatas dalam hubungannya dengan penglihatan.

Keindahan dalam arti yang terbatas, me~punyai arti yang lebih disempitkan sehingga hanya menyangkut bendabenda yang dapat -diserap dengan penglihatan, yakni berupa keindahan bentuk dan warna. keindahan tersusun dari berbagai keselarasan dan kebalikan dari garis, warna, bentuk, nada, dan kata-kata. Ada pula yang berpendapat bahwa keindahan adalah suatu kumpulan hubungan-hubungan yang selaras dalam suatu benda dan di antara benda itu dengan si pengarnat.

b. Nilai estetik

Dalam rangka teori umum tentang nilai The Liang Gie menjelaskan bahwa, pengertian keindahan dianggap sebagai salah satu jenis nilai seperti halnya nilai moral, nilai ekonomi, nilai pendidikan, dan sebagainya. Nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan disebut nilai estetik. Dalam ”Dictionary of Sociology and Related Science” diberikan rumusan tentang nilai sebagai berikut :

‘”The believed Capacity of any object to saticgy a human desire. The Quality of any object which causes it be of interest to an individual or a group” (Kemampuan yang dianggap ada pada suatu benda yang dapat memuaskan keinginan manusia. Sifat dari suatu benda yang menarik minat seseorang atau suatu kelompok).

Hal itu berarti, bahwa nilai adalah semata-mata adalah realita psikologi yang harus dibedakan secara tegas dari kegunaan, karena terdapat dalam jiwa manusia dan bukan pada hendaknya itu sendiri. Nilai itu (oleh orang) dianggap terdapat pada suatu benda sampai terbukti letak kebenarannya.

Nilai itu ada yang membedakan antara nilai sub yektif dan obyektif,Tetapi penggolongan yang penting ialah:

- Nilai ekstrinsik

Nilai ekstrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya (“instrumental! Contributory value”), yakni nilai yang bersifat sebagai alat atau membantu contohnya uisi, bentuk puisi yang terdiri dari bahasa, diksi, baris, sajak, irama, itu disebut nilai ekstrinsik

- Nilai intrinsik

Nilai intrinsik adalah sifat baik dari benda yang bersangkutan, atau sebagai suatu tujuan, ataupun demi kepentingan benda itu sendiri. Contohnya : pesan puisi yang ingin disampaikan kepada pembaca melalui (alat benda) puisi itu disebut nilai intrinsik .

B. Pengelompokan-pengelompokan pengerian keindahan

dilihat dari beberapa persepsi tentang keindahan berikut ini :

1. Keindahan adalah sesuatu yang rnendatangkan rasa menyenangkan bagi yang melihat (Tolstoy);

2. Keindahan adalah keseluruhan yang merupakan susunan yang teratur dari bagian-bagian yang saling berhubungan satu sarna lain, atau dengan keseluruhan itu sendiri. Atau, beauty is an order of parts in their manual relations and in their relation to the whole (Baumgarten).

3. Yang indah hanyalah yang baik. Jika belum baik ciptaan itu belurn indah. Keindahan harus dapat memupuk perasaan moral. Jadi ciptaan-ciptaan yang amoral tidak bisa dikatakan indah, karena tidak dapat digunakan untuk memupuk moral (Sulzer).

4. Keindahan dapat terlepas sarna sekali dari kebaikan (Winehelmann).

5. Yang indah adalah yang rnemiliki proporsi yang harmonis. Karena proporsi yang harrnonis itu nyata, maka keindahan itu dapat disamakan dengan kebaikan. Jadi, yang indah adalah nyata dan yang nyata adalah yang baik (Shaftesbury). .

6. Keindahan adalah sesuatu yang dapat mendatangkan rasa senang (Hume).

7. Yang indah adalah yang paling banyak mendatangkan rasa senang, dan itu adalah yang dalam waktu sesingkat-singkatnya paling banyak memberikan pengalaman yang menyenangkan (Hemsterhuis).

Dengan melihat demikian beragamanya pengertian keindahan, dan kita harus percaya bahwa yang di atas itu hanyalah sebagian kecil, boleh jadi akan rnengeeewakan kita yang menuntut adanya satu pengertian yang tunggal tapi yang memuaskan. Namun demikian, dari berbagai pengertian yang ada, sebenarnya, kita bisa menempatkannya dalam kelompok-kelompok pengertian tersendiri, Pengelompokan-pengelompokan yang bisa kita buat adalah sebagai berikut :

1. Pengelompokan pengertian keindahan berdasar pada titik pijak atau landasannya.

Dalam hal ini ada dua pengertian keindahan, yaitu yang bertumpu pada obyek dan subyek, Yang pertama, yaitu keindahan yang obyektif, adalah keindahan yang memang ada pada obyeknya sementara kita sebagaimana mestinya. Sedang yang kedua; yang disebut keindahan subyektif; adalah keindahan yang biasanya ditinjau dari segi subyek yang melihat dan menghayatinya. Di sini keindahan diartikan sebagai segala sesuatu yang dapat menimbulkan rasa senang pada diri si penikmat dan penghayat (subyek) tanpa dicampuri keinginan-keinginan yang bersifat praktis, atau kebutuhan·kebutuhan pribadi si penghayat.

2. Pengelompokan pengertian keindahan dengan berdasar pada cakupannya.

Bertitik tolak dari landasan ini kita bisa membedakan antara keindahan sebagai kualitas abstrak dan keindalan sebagai sebuah bcnda tertentu yang memang indah. Perbedaan semacam ini lebih tampak, misalnya dalam penggunaan bahasa Inggris yang mengenalnya istilah beauty untuk keindahan yang pertama, dan istilah The Beautiful untuk pengertian yang kedua, yaitu benda atau hal·hal tertentu yang memang indah.

3. Pengelompokan pengertian keindahan berdasar luas-sempitnya.

Dalam pengelompokan ini kita bisa membedakan antara pengertian keindahan dalam arti luas, dalam arti estetik murni, dan dalam arti yang terbatas. Keindahan dalam arti luas, menurut The Liang Gie, mengandung gagasan tentang kebaikan. Untuk ini bisa dilihat misalnya dari pemikiran Plato, yang menyebut adanya watak yang indah dan hukum yang indah: Aristoteles yang melihat keindahan sebagai sesuatu yang baik dan juga menyenangkan

Dari apa yang dikemukakan di atas, ada hal bisa kita petik, yaitu: Pertama, keindahan menyangkut persoalan filsafati, sehingga jawaban terhadap apa itu keindahan sudah barang tentu bisa bermacam-macam. Kedua, keindahan sebagai pengertian mempunyai makna yang relatif, yaitu sangat tergantung kepada subyeknya.

Pengertian keindahan tidak hanya terbatas pada kenikmatan penglihatan semata-mata, tetapi sekaligus kenikmatan spiritual. Itulah sebabnya Al-Ghazali memasukkan nilai-nilai spiritual, moral dan agama sebagai unsur-unsur keindahan, di samping sudah . barang. tentu unsur-unsur yang lain.

C. Alasan Manusia Mencipta Keindahan

Keindahan itu pada dasamya adalah alamiah. Alam itu ciptaan Tuhan. Ini berarti bahwa keindahan itu ciptaan Tuhan. Alamiah itu artinya wajar, tidak herlebihan tidak pula kurang. Kalau pelukis wanita lebih cantik dari keadaan yang sebenarnya, justru tidak indah. Karena akan ada ucapan “lebih cantik dari warna aslinya”. Bila ada pemain drama yang berlebihlebihan, misalnya marah dengan meluap-Iuap padahal kesalahan kecil, atau karena kehilangan sesuatu yang tak berharga kemudian menangis meraung-raung, itu berarti tidak alamiah.

Maka keindahan berasal dari kata indah berarti bagus, permai, cantik, molek dan sebagainya. Benda yang mengandung keindahan ialah segala hasil seni dan alam semesta ciptaan Tuhan. Sangat luas kawasan keindahan bagi manusia. Karena itu kapan, di mana, dan siapa saja dapat menikmati keindahan.

D. Hubungan manusia dan keindahan

manusia memiliki lima komponen yang secara otomatis dimiliki ketika manusia tesebut dilahirkan. Ke-lima komponen tersebut adalah nafsu, akal, hati, ruh, dan sirri (rahasia ilahi). Dengan modal yang telah diberikan kepada manusia itulah (nafsu, akal dan hati) akhirnya manusia tidak dapat dipisahkan dengan sesuatu yang disebut dengan keindahan. Dengan akal, manusia memiliki keinginan-keinginan yang menyenangkan (walaupun hanya untuk dirinya sendiri) dalam ruang renungnya, dengn akal pikiran manusia melakukan kontemplasi komprehensif guna mencari niolai-nilai, makna, manfaat, dan tujuan

dari suatu penciptaan yang endingnya pada kepuasan, dimana kepuasan ini juga merupakan salah satu indikator dari keindahan.

Akal dan budi merupakan kekayaan manusia tidak dirniliki oleh makhluk lain. Oleh akal dan budi manusia memiliki kehendak atau keinginan pada manusia ini tentu saja berbeda dengan “kehendak atau keinginan” pada hewan karena keduanya timbul dari sumber yang berbeda. Kehendak atau keinginan pada manusia bersumber dari akal dan budi, sedangkan kehendak atau keinginan pada hewan bersumber dari naluri.

Sesuai dengan sifat kehidupan yang menjasmani dan merohani, maka kehendak atau keinginan manusia itu pun bersifat demikian. Jumlahnya tak terbatas. Tetapi jika dilihat dari tujuannya, satu hal sudah pasti yakni untukmenciptakan kehidupan yang menyenangkan, yang memuaskan hatinya. Sudah bukan rahasia lagi bahwa “yang mampu menyenangkan atau memuaskan hati setiap manusia itu tidak lain hanyalah sesuatu yang “baik”, yang “indah”. Maka “keindahan pada hakikatnya merupakan dambaan setiap manusia; karena dengan keindahan tu itu manusia merasa nyaman hidupnya. Melalui suasana . keindahan itu perasaan “(ke) manusia (annya)” tidak terganggu.

Dengan adanya keinginan-keinginan tersebut, manusia menggunakan nafsunya untuk mendorong hasrat atau keinginan yang dipikirkan atau direnungkan oleh sang akal tadi agar bisa terrealisasikan. Ditambah lagi dengan anugrah yang diberikan-Nya kepada kita (manusia) yakni berupa hati, dimana dengan hati ini manusia dapat merasakan adanya keindahan, oleh karena itu manusia memiliki sensibilitas esthetis.

Selain itu manusia memang secara hakikat membutuhkan keindahan guna kesempurnaan pribadinya. Tanpa estetika manusia tidak akan sempurna, Karena salah satu unsur dari kehidupan adalah estetika. Sedang manusia adalah mahluk hidup, jadi dia sangat memerlukan estetika ini.
sumber: google yang di postkan oleh http://akudisinidwi.wordpress.com/2010/04/22/manusia-dan-keindahan/